Bali Again!

Hari itu penulis mendapat tugas ke Bali untuk kesekian kalinya, dan kali ini dengan mencoba sebuah airlines yang bernama Sriwijaya Air. Awalnya agak ragu mencoba maskapai yang satu ini, namun karena waktu itu pernah direkomendasi oleh driver salah satu transportasi online ibukota, yang kebetulan pernah bekerja di situ. Maka saya pun mencobanya.

Tiba di Bandara Udara Internasional Soekarno – Hatta sekitar pukul 4.30 pagi di terminal 2F, kemudian mencari counter Sriwijaya Air untuk check in. Saya perhatikan setiap counter yang ada, kok tidak ada yah? Yang kelihatan cuman Nam Air. Lalu saya coba benar-benar perhatikan lagi, eh ada! Ternyata Nam Air dan Sriwijaya Air masih satu group, dan mata saya agak siwer butuh sedikit adjusment untuk bisa melihat logo si Sriwijaya bersanding dekat logo si Nam.

Ternyata Sriwijaya Air sangat ok. Bayangkan dengan tarif yang mirip dengan tarif low cost airlines lainnya, Sriwijaya Air mampu memberikan pelayanan lebih. Sebagai contoh pertama; Karena penerbangan saya cukup pagi (first flight), waktu itu saya check in lebih awal (subuh-subuh) dan iseng mencoba request untuk duduk di emergency exit karena leg room yang lebih lega, dan ternyata bisa. Tanpa adanya embel-embel biaya tambahan diperolehlah ruang ekstra buat kaki ini, sementara low cost airlines lainnya ada yang mengenakan biaya extra untuk hal tersebut.

Kedua, dikasih makan cuy! Meskipun sederhana, nasi uduk dengan beberapa potong daging ayam tanpa tulang dipadu dengan kentang balado plus puding strawberry, namun itu sangat membekas di hati. Bayangkan, perut yang pagi belum sempat sarapan kemudian dikasih pelayanan demikian. Benar-benar Sriwijaya Air telah mencuri hati saya.

Take off pukul 6.30, perjalanan Jakarta – Denpasar ditempuh sekitar 90 menit. Setibanya di Bali disambut dengan hujan deras namun tugas harus dituntaskan, dimulailah kesibukan pekerjaan dan baru bisa check in di hotel kisaran jam 13.30an. Saya di bookingkan oleh klien sebuah hotel bernama The Lerina Nusa Dua Hotel. Sesampainya disana saya langsung check in dan diberi kamar di lantai 3. Sambil berjalan saya berusaha memperhatikan sekeliling hotel, dalam hati saya bilang “Ok juga nih tempat, iyalah GRATIS!” hehehe..

Masuk ke kamar dan Wow! Bagus juga viewnya. Sajian pemandangan dari jendela yang cukup besar yang mengarah ke kolam renang, bukan sesuatu yang setiap hari bisa dialami. I stop for a while to enjoy the moment. God is good.

img_77331
View dari jendela kamar.

Cukup menikmati view, waktunya ritual mengeluarkan pakaian dari koper, kemudian cuci muka eh bablas ketiduran (maklum bangun jam 2.30 pagi hehehe..). Bangun-bangun jam menunjukkan pukul 15.00 dan teringat waktu check in diberikan voucher welcome drink untuk kemudian bisa ditukarkan di hotel bar, lalu sambil siap-siap berangkat ke lokasi pekerjaan saya pun turun ke bar.

Bar-nya cukup ok menurut saya, nuansa kayu dipadu lampu temaram membuat suasana lumayan cozy. Kemudian seorang waitress menyapa saya dengan hangat, menanyakan apa yang bisa dia bantu. Saya keluarkan voucher welcome drink, dan tanpa menunggu lama diantarkannyalah segelas minuman dingin. Tanpa basabasi saya teguklah minuman dingin itu dan rasanya, segaaarrrr… Minuman yang racikannya berupa campuran jeruk, jahe, daun mint dan sirup granadine membuat kerongkongan terasa sejuk sekaligus hangat, membuat lelah dan ngantuk hilang seketika.

Semangat bekerja pun berapi-api kembali. Semangat!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s