HAKATA IKKOUSHA

Siang itu hujan lumayan deras. Badan kebetulan agak kurang fit karena cuaca yang sedang hujan dan panas silih berganti. Saat itu kendaraan kebetulan mengarah ke daerah Kelapa Gading, pikir saya apa yang bisa menghangatkan tubuh yang kurang fit ini? Lalu teringat dengan Ramen, suatu sajian mie khas Jepang yang kuahnya bisa menghangatkan badan ini dan searah dengan tujuan saat itu pas ada Ikkousha Ramen. Merapatlah saya kesana.

Keadaan jalur ke arah Ikkousha Kelapa Gading yang terletak di jalan Boulevard Raya ini cukup padat, karena proses pembangunan LRT Rawamangun – Kelapa Gading. Jalur yang tadinya cukup untuk 4 jalur hanya tersisa 2 jalur. Namun nikmatnya kuah kaldu ramen yang sudah terngiang di pikiran ini tak menyurutkan semangat saya¬†Hehehe…

Pintu Masuk

Setibanya dilokasi, saya beruntung mendapatkan parkir yang strategis. Masuk ke dalam, terlihat suasana lumayan ramai, beruntung juga bisa langsung dapat tempat duduk. Kemudian tanpa lama-lama langsung pesan Ramen Porky Tamtam dan Gyoza Bakar isi ayam, sedangkan untuk minum cukup iced ocha yang bisa di isi ulang.

Kalo menurut sejarah, Hakata Ikkousha pertama kali berdiri sekitar 40 tahun yang lalu di Desa Hakata, Fukkuoka, Jepang. Yang kemudian membuka cabangnya di Indonesia beberapa tahun belakangan. Ternyata sejarahnya cukup lumayan panjang juga yah.

img_8355
Tampak Dalam

Tak berapa datanglah pramusaji sambil membawa mangkok berisi bawang putih dan bawang goreng sebagai campuran isi ramen. Jarang-jarang tempat makan ramen memberikan bawang goreng dalam hati saya. Lalu datanglah Ramen Porky Tamtam dan Gyoza ayam yang dipesan.


Kuah kaldu Tonkotsu yang berwarna ke-emasan serta racikan bumbu pedasnya yang berwarna merah, wuuiihhhh… Terlihat sangat seksi disandingkan dengan potongan porky, telur, daun bawang, wijen dan mie ramennya bikin saya beberapa kali menelan air liur yang mau menetes keluar dari mulut. Sebelum mencicipinya, terlebih dahulu saya bubuhi bawang goreng dan bawang putih tumbuk agar lebih nikmat (maklum saya suka banget sama bawang hehehe..).

img_8349
Kaldu Tonkotsu featuring Bawang Goreng

Kuah kaldu saya aduk agar bumbu pedas, kuning telur, bawang goreng dan bawang putih menjadi satu kesatuan dengan mienya. Aromanya.. Ahhhh.. Membuat hidung seperti di usap manja. Tanpa lama-lama lagi langsung saya seruput kuah kaldunya, sslllrrpppttt.. beuhh… nikmaattt.

Kemudian mie saya angkat untuk sekedar ditiup agar mengurangi rasa panas, nampak sinar emas kaldu membasahi sekujur mie ramen. Lalu, Hap! Slllrrpptt.. Nyam nyam.. Nikmaatt beneurr.. Racikan kaldu Tonkotsu yang asalnya mungkin dari tulang porky, susu dan beberapa bumbu rahasia lainnya dipadu dengan mie rasanya enaakk…

img_8348
Mie Ramen

Sementara mengunyah mie, saya potong telur yang direbus setengah matang dan potongan porky Chasu. Lalu, Hap! Ahhh.. Telurnya lembut dan itu Chasu-nya lembut banget dan juicyness nya bikin mau nambah lagi. Lalu sumpit mengarah ke Gyoza bakar, saya angkat kemudian celupkan ke kuah kaldu ramen. Hap! Hmmm.. Ayam cincang yang dipadu dengan bawang putih, daun bawang dan mungkin rebung menimbulkan efek untuk ambil satu lagi hehehe…

Lahapnya saya makan sampai lupa kalo udah mau habis hehehe.. Mau tambah lagi cuman sepertinya sudah cukup. Kuah kaldu terakhir pun saya seruput ahhh.. Nikmat.. Badan bersandar sejenak sambil mengaduk ocha dingin untuk kemudian diminum. Benar-benar penambah tenaga buat badan yang kurang fit ini, dalam hati saya.

img_8353
Kandas Pemerisa ;p

Arigatogozaimashita!

Harga: $$$

Rasa: ****

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s